112 Perguruan Tinggi Meriahkan Kompetisi Debat Bahasa Inggris

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM — Sebanyak 112 perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia mengikuti kompetisi Debat Bahasa Inggris Mahasiswa Tingkat Nasional (National University Debating Championship) 2014 di Batam, 19-24 Agustus.

NUDC 2014 yang merupakan acara tahunan itu diikuti oleh 336 mahasiswa yang telah melewati proses seleksi tingkat daerah, kata panitia debat yang juga Rektor Universitas Batam Novirman Jamarun dalam rilis, Rabu (20/8).

Pemenang NUDC kemudian dipercaya untuk mewakili Indonesia di ajang serupa, World University Debate Championship tahun 2015. Novirman Jamarun mengatakan kompetisi itu juga diharapkan melahirkan mahasiswa yang mampu menganalisis permasalahan global dengan komunikasi internasional melalui Bahasa Inggris.

“Kegiatan debat ini sudah menjadi kebutuhan dunia akademik mahasiswa. Tuntutan kompetensi penguasaan pengetahuan global, menjadi salah satu alasan debat sebagai bagian dari akademik mahasiswa,” kata dia.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Illah menyampaikan kompetisi tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan mahasiswa terbaik dalam debat bahasa Inggris, namun juga meningkatkan budaya kolaborasi dan kreativitas dikalangan mahasiswa.

“Saat ini pendidikan telah beranjak dari edukasi 2.0 yang bertujuan membangun para lulusan dapat berdaya saing menuju edukasi 3.0 yang berlandaskan nilai kolaborasi dan kreativitas,” katanya.

Novirman memberikan pesan kepada peserta agar memanfaatkan kesempatan itu untuk membangun jaringan. “Buat yang hari ini duduk bersama teman kampusnya, besok harus berbaur dan mengenal kanan kiri yang berasal dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” kata dia mengingatkan.

Kompetisi yang sama pada 2013 telah melahirkan juara World University Debate Championship (WUDC) tingkat dunia pada 2014. Pada WUDC 2014 yang diselenggarakan awal tahun ini, Indonesia memperoleh medali emas yang disumbangkan oleh Vicario Reinaldo dan Fauzan Reza Maulana, mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) pada kategori English as a Foreign Language (EFL).

 

Sumber : Republika.co.id

Comment :

Leave Your Footprint