MEA Makin Dekat, Peningkatan Kualitas SDM Wajib

a5865eb61827194d0eb17061f7cdca94_thumb
Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc saat menyampaikan orasi ilmiahnya. (Thoha)

 

MAGELANG (KRJogja.com) – Indonesia menghadapi tantangan yang semakin besar seiring dengan semakin dekatnya penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) 2015. Persaingan di segala bidang semakin ketat, termasuk lembaga pendidikan tinggi.

Demikian antara lain dikemukakan Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc bertemakan “Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia dan Daya Saing untuk Memasuki Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015” yang disampaikan di forum peringatan MIlad ke-51 Universitas Muhammadiyah Magelang (UM Magelang) di kampus 2 UM Magelang, Senin (31/8).

Lebih lanjut dikatakan, kalau sebelumnya, PTS misalnya, semata-mata berhadapan dengan sesama PTS dan PTN, dengan MEA atau sejumah perkembangan global telah menyebabkan PTS juga harus menghadapi persaingan dengan perguruan tinggi luar negeri, termasuk yang kemungkinan membuka cabang di Indonesia, yang berasal dari ASEAN atau global.

Dalam rangka menghadapi persaingan ini, lanjutnya, mau tidak mau peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan suatu keniscayaan. Perguruan tinggi di Indonesia misalnya, dituntut melakukan langkah penguatan seperti dalam penguatan SDM, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, membangun jejaring kerjasama dengan berbagai pihak secara lebih optimal dengan mengedepankan keunggulan yang dimiliki, serta pembekalan soft skills bagi para lulusannya.

“Ini menjadi mendesak karena pelaksanaan MEA hanya tinggal 4 bulan lagi,” tambahnya. (Tha)

 

Sumber : KRJOGJA.COM

Comment :

Leave Your Footprint