UNNAR Menjajaki Kerjasama dengan Murdoch University, Australia

Rektor_Murdoch

 

Hari kedua kunjungan kerjasama Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) yang diikuti oleh 24 perguruan tinggi termasuk Universitas Narotama (UNNAR) membuka pintu kerjasama baru. Delegasi mengunjungi Murdoch University yang diterima secara resmi oleh Vice Chancellor Prof. Andrew Taggart. Dalam sambutannya, beliau sangat antusias untuk memiliki semakin banyak partner di Indonesia, khususnya Murdoch University ingin berpartner dalam riset dan juga karena mereka memiliki matakuliah Bahasa Indonesia yang diajarkan pada mahasiswa.

Sementara, Ketua APTISI yaitu Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec yang mewakili seluruh delegasi menyampaikan bahwa kunjungan ke Murdoch University diharapkan dapat membuka pintu kerjasama bagi PTS di Indonesia khususnya dalam hal studi lanjut dosen, mengingat letaknya yang cukup dekat dari Indonesia.

Murdoch University adalah salah satu universitas terbesar di Australia dengan luas 227 hektar, total mahasiswanya mencapai 22.500 orang dengan 2.000 mahasiswa asing dari 100 negara. Murdoch University juga merupakan top 100 universitas dibawah usia 50 tahun, top 50 universitas untuk veterinary  science dan top 200 untuk forestry, political science dan asian studies.

Setelah sambutan dan bertukar souvenir, salah satu mahasiswa Ph.D dari Indonesia Nimas Suprawati memberikan testimoni kenapa dia memilih Australia dan Murdoch University sebagai tujuan studinya. Dia mengungkapkan bahwa Australia khususnya Perth tidak jauh dari Indonesia dan dia memilih Murdoch University karena di bidang psikologi perkembangan yang diambilnya. Kampus tersebut memiliki reputasi yang baik, selain itu di sana juga terdapat MUISA (Murdoch University Indonesian Students Association) yang tidak dimiliki kampus lain. Keberadaan MUISA dirasakannya sangat bermanfaat untuk membantu transisi mahasiswa Indonesia dan membuatnya seakan berada di negeri sendiri.

Acara dilanjutkan dengan presentasi dari Student Mobility Officer Murdoch University Ms. Jeanette Geesman yang memaparkan bahwa saat ini mereka memiliki 6 partner untuk exchange students yang kebanyakan dari Eropa, Korea Selatan, Cina dan lain-lain, Indonesia belum termasuk di dalamnya. Oleh karena itu, dia berharap kedepan kerjasama dengan kampus Indonesia untuk pertukaran  mahasiswa jangka pendek 1 semester maupun dengan skema 2+2 untuk dual degree dapat terlaksana.

Berikutnya delegasi menyimak presentasi dari Prof. David T. Hill, ahli kajian Asia Tenggara dan ACICIS ConsortiumDirector. ACICIS (Australian Consortium for `in-country` Indonesian Studies) merupakan konsorsium 24 universitas untuk  mensupport lebih banyak masyarakat Australia belajar ke Indonesia. Setiap tahunnya mereka mampu mengirim 200 mahasiwa ke para partner ACICIS di Indonesia, bahkan tahun
2016 mereka mendapat kuota 450 mahasiswa dari pemerintah Australia. UNNAR melihat peluang untuk menjadi partner ACICIS dengan rintisan aktivitas dimulai berupa kegiatan magang mahasiswa Australia yangtelah lulus dari universitas di Indonesia. Harapannya dalam tempo 2 tahun UNNAR dapat menjalin partnership jangka panjang dengan ACICIS.

Pemaparan masih berlanjut dengan deskripsi fokus penelitian Murdoch University oleh Kepala R&D Mr. Chris J. Hutchinson Ph.D yang menyebutkan bahwa fokus penelitian mereka adalah health futures yaitu primary food production, food security, dan sustainable development. Sementara itu, pada presentasi terakhir oleh Dean of Graduate Studies Mr. Neal Enright diungkapkan bahwa dalam Asia Research Center Murdoch University, area riset yang dapat dikerjasamakan adalah HR Management, Tourism and Hospitality, Accounting, Employee Relation, Games and simulating research, dan lain-lain. UNNAR menjajaki kemungkinan joint research dalam bidang UMKM yang disambut baik oleh beliau dan akan mengkoneksikan UNNAR dengan Dean of Business and Management Murdoch University. Kunjungan delegasi APTISI Indonesia diakhiri dengan campus tour melihat seluruh fasilitas yang dimiliki oleh Murdoch University.(A!)

Foto: Rektor UNNAR Hj. Rr. Iswachyu Dhanarti DS, ST, M.HP menyerahkan souvenir kepada Vice Chancellor Murdoch University, Prof. Andrew Taggart

 

Sumber : UNNAR

Comment :

Leave Your Footprint